THE ANSWER IS YOU

Author: kiseopielovers

Cast:

Oh Yoorin

Kris Wu as Wu Yifan

Genre: romance

Yoorin P.O.V

[I may seem strong, I may be smiling

But there are many times when I’m alone]

Aku berjalan menyusuri lorong kampusku sendirian. Menatap beberapa temanku, juniorku bahkan seniorku yang berjalan bergerombol sambil membicarakan tentang gosip terbaru tentang kekasih, materi kuliah atau apapun yang bisa mereka gosipkan bersama. Tidak sepertiku yang lebih nyaman sendirian.

[I may seem like I don’t have any worries

But I have a lot to say]

Aku melewati mereka tanpa peduli apa yang mereka bicarakan. Aku melewati mereka seakan tidak ada sebuah keraguan dihatiku. Aku memang terbiasa tidak terlalu mempedulikan keadaan disekitarku sejak aku tak mendengar kabar tentang”nya”. Entah itu sudah berapa lama. Sebulan? Dua bulan? Setengah tahun? Atau mungkin sudah setahun? Aku bahkan tidak terlalu ingat. Walau aku selalu sendirian, tidak mempedulikan orang disekitarku yang mungkin sering memberiku support agar melupakanmu tetapi sesungguhnya aku mempunyai banyak hal yang ingin aku sampaikan pada”nya”.

[The moment I first saw you, I was so attracted to you

I didn’t weigh out my thoughts and just talked]

Aku teringat disaat aku bersama”nya”. Aku yang awalnya ragu akan mencintaimu saat awal bertemu, akhirnya jatuh ke dalam pesonamu, Aku masih menjadi gadis yang ceria, lebih terbuka, dan banyak bicara saat itu. Aku selalu senang saat aku menceritakan banyak hal padamu. Menceritakan apa yang seharian ini aku lakukan pada”nya” yang selalu tenang mendengarkanku. Aku menceritakannya tanpa beban dan terus berbicara pada”nya”. Dan aku mengingat kebodohanku sendiri yang cemburu padanya hanya karna “dia” mengatakan bahwa dia menyukai seorang gadis. Yang tak lain dan tak bukan yaitu diriku.

[The answer is you

My answer is you

I showed you my everything

You are my everything, because I was so sure]

Ya…..jawabannya adalah Yifan. Jawaban yang paling mudah ditebak oleh semua orang terdekatku. Yifan dan akan selalu Yifanlah alasanku seperti ini. Karena hanya dia, aku dapat lebih terbuka dan menunjukan segala tentang diriku. Karena dia segalanya untukku. Aku yakin akan hal itu.

[I should’ve been more careful, I should’ve saved myself

So I wouldn’t get heart

I’ve never felt like this before, like my breath will stop

My head is filled with thoughts of you

Your face, the sound of your laughter]

Seharusnya dulu sewaktu aku jatuh hati padanya….aku harus lebih berhati-hati. Aku seharusnya menyelamatkan diriku. Agar aku tidak mendapatkan hatinya. Aku tak pernah merasakan hal yang seperti ini sebelumnya. Rasanya begitu sesak hingga aku tak dapat bernafas karnanya. Pikiranku penuh dengannya. Wajahnya, suaranya bahkan tawanya yang begitu merdu.

[I couldn’t say that I’ve waited for you

So I’m writing then erasing

Being curious about your day takes up all of my day]

Terkadang ingin aku mengatakan bahwa aku merindukannya. Ingin dia mengetahui bahwa disini aku merindukannya. Tapi kenyataannya aku tak dapat mengungkapkannya. Aku selalu merangkai berbagai kata untuknya yang kemudian kuhapus. Aku layaknya orang bodoh yang selalu penasaran apa yang kau lakukan saat ini.

[I’ll wait for you, you you you

Open your heart, you you

I can’t help my heart

You are my everything

It’ll be forever, my love]

Seandainya aku dapat mengungkapkan padanya, ingin kukatakan bahwa aku menunggunya. Masih selalu menunggunya. Aku ingin dia membuka hati dan pikirannya. Karena aku sendiri tak dapat menyelamatkan hatiku. Karena dia segalanya bagiku saat ini.

Mungkin dia tak menyadari bahwa besok adalah hari jadi kami yang ketiga. Atau mungkin dia menyadari dan sedang mempersiapkan kejutan untukku. Aku sungguh berharap Yifan akan melakukannya.

Tak jarang, bukan hanya satu atau dua kali aku mendapatkan feeling bahwa Yifan akan muncul ditahun ketiga. Aku tak pernah merasakan hal seperti selama aku berhubungan dengannya. Aku mendapatkan feeling bahwa dia akan kembali secepatnya. Dan semoga semua itu akan menjadi kenyataan.

Baru kusadari aku sedari tadi melamunkan dirinya. Membayangkan dan mengharapkan apakah besok akan menjadi hari yang bahagia atau sedih untukku. Mungkin saat ini aku akan berpikir bahwa aku tidak akan menangis. Walau pasti kenyataannya aku tetap akan menangis. Entah itu akan menangis bahagia karena feelingku benar. Atau menangis sedih karna semua sia-sia seperti sebelumnya.

Aku menarik nafas dalam-dalam. Mencoba menetralkan pikiran dan hatiku. Aku merasa takut, gugup, antusias, cemas, dan kepikiran akan apa yang akan terjadi besok. Aku hanya berdoa semoga aku akan menangis besok. Bukan menangis sedih, tetapi menangis karena terlalu bahagia.

———FIN——-

Author’s talk:

Hello-hello…sudah lama ga update ini wp dengan ff baru akhirnya update lagi dengan si Yoorin😀 yaaaah mau ingetin aja hari ini tanggal 9 April. Dan itu artinya saya mengupdate cerita terbaru Yoorin sama Yifan. Nggak kerasa udah setaun ;’) Semoga aja ya feelingnya si Yoorin kali kuat dan kejadian. Daaaan ff ini bakal ada sequel nya. Entah itu jadi ff terakhir Yoorin-Yifan atau enggak. Yang jelas kalo Yoorin besok emang nangis bahagia, sequelnya nggak akan lama. Dan kalo Yoorin nangis sedih sequelnya bakal release tanggal 25 December akhir taun nanti. yaaah kalo author sih pengennya Yoorin nangis bahagia. Karena nulis ceritanya juga jadi lebih ringan. So….sekian cuap-cuap author. Semoga harapan Yoorin terkabul *0*)/* (doa bareng reader yang baca). See you at Yoorin-Yifan sequel. Ff yaoi saya lagi pada stuck. Jadi cuma Yoorin-Yifan yang bisa saya janjiin updatenya. See you guys~

Finish at 9 April 2015 19:54